Powered By Blogger

Selasa, 25 Desember 2012

Alasan Islam Menolak Isu Kiamat Di 21-12-12

   Ramalan akan terjadi kiamat kemarin, 21 Desember 2012 menjadi kejadian yang tak pernah habis-habisnya. Sistem pnanggalan kalender bangsa Maya, yang menurut mereka sebagai kalender paling akurat di bumi menyatakan kiamat akan terjadi kemarin.
   Namun, secara tegas ilmuan Islam membantah hal tersebut. Isu kiamat tersebut dinilai tidak sesuai dengan keyakinan umat Islam, seperti tafsir rukun iman yang ke lima. Inilah tiga dalil utama para ulama dalam membantah terjadinya kiamat tersebut.
   Pertama. Kapan terjadinya kiamat merupakan salah satu dari perkara-perkara ghaib yang hanya di ketahui Allah semata. Firman Allah, " Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di angit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan." (QS aN-Naml: 65).
   Maka ayat ini tegas menunjukkan tidak ada satupun makhluk yang mengetahui perkara ghaib. termasuk waktu terjadinya hari kiamat. Kalaupun Allah memberitahukan waktunya kepada makhluk-Nya. niscaya yang paling pertama kali tahu adalah nabinya.
   Namun, tatkala malaikat Jibril yang menyamar sebagai arab badui datang bertanya kepada Nabi SAW tentang kapan terjadinya hari kiamat, beliau hanya menjawab, "Orang yang ditanya tidak lebih tau tentangnya dari pada yang bertanya." (HR Bukhari dan Muslim). Artinya, Jibril dan Rasulullah SAW sama-sama tidak tahu tentang kiamat.
   Alasan kedua, kiamat tidak datang tiba-tiba, akan tetapi ada tanda-tanda besar sebagai peringatan akan terjadinya kiamat tersebut.
   Rasulullah bersabda. "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda." Lalu beliau menyebutkan: Dukhan (kabut), Dajjal, Daabbah (binatang yang bisaberbicara), Terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, Turunnya Isa bin Maryam alaihis salam, Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj, Terjadinya tiga penenggelaman ke dalam bumi yang terjadi di timur, di barat dan di Jazirah Arab, dan yang terakhir adalah keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ketempat berkumpulnya mereka." (HR Muslim).
   Dari tanda-tanda yang di sebutkan, masih banyak yang belum terjadi. Jadi mustahil kiamat akan berlangsung 21 Desember kemarin.
Sebagai contoh, Dajjal yang di sebutkan dalam riwayat Muslim akan keluar setelah terjadinya peperangan besar yang berakhir dengan dikuasainya konstantinopel. Dajjal akan dibunuh Nabi Isa dan selanjutnya Nabi Ia akan tinggal selama 40 tahun.
   Rasulullah bersabda. "Lalu beliau (Isa bin Maryam) menetap (di bumi) selama 40 tahun, kemudian beliau wafat dan jenazahnya dishalatkan oleh kaum muslimin." (HR Abu Daud dan Ahmad, dishahihkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar).
   Nabi Isa dan Dajjal sesuatu yang belum terjadi. Apalagi masa setelah terbunuhnya Dajjal, Nabi Isa akan hidup bersama umatnya selama 40 tahun. Jadi mustahil kiamat akan terjadi 21 Desember kemarin.
Ketiga. Islam menolak segala jenis bentuk ramalan, termasuk ramalan tentang kiamat yang dilontarkan bangsa Maya.
  Rasulullah bersabda: "Barang siapa yang mendatangi dukun atau peramal lalu membenarkan ramalannya maka sungguh dia telah kafir kepada apa yang di turunkan kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam." (HR Ahmad).
   Hadits ini jelas menunjukkan bahwa orang yang mempercayai ramalan baik yang berkenaan dengan masa lalu maupun masa yang akan datang. maka sungguh dia telah kafir keluar dari Islam karena dia telah mendustakan Al-qur'an yang di dalamnya terdapat banyak ayat yang menegaskan tidak ada yang mengetahui  perkara ghaib kecuali Allah SWT.

"Wallahu'alam..."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik & saran sobat, sangat membantu pengembangan Blog ini, Saya tunggu Looh...??/ Trms.